Contoh perusahaan merger di Indonesia ini jumlahnya sangat banyak. Berbagai perusahaan yang mengalami penggabungan ini juga mengalami kesuksesan. Sebelum mengetahui tentang contoh dari perusahaan merger ini, alangkah baiknya untuk mengetahui pengertian dari perusahaan merger itu sendiri.

Apakah Anda sudah mengetahui tentang perusahaan merger? Perusahaan merger merupakan gabungan dari dua perusahaan, dimana terdapat satu tujuan untuk menggunakan nama dari satu perusahaan namun meninggalkan nama dari perusahaan gabungan yang lainnya. Setelah itu, kekayaan beserta nama perusahaan yang hilang itu dimasukkan dalam perusahaan yang tetap bertahan.

Di sekitar lingkungan Anda pasti terdapat perusahaan merger yang telah beroperasi dalam jangka waktu yang lama. Adanya perusahaan ini mungkin Anda ketahui hanyalah sebuah perusahaan tanpa mengetahui bahwa jenis dari perusahaan tersebut adalah merger. Ingin tahu perusahaan mana saja yang tergolong merger? Simak contoh perusahaan merger di Indonesia di bawah ini.

  1. Bank Mandiri Tbk, PT

PT Bank Mandiri merupakan contoh perusahaan merger yang mungkin tidak asing di telinga Anda. PT Bank Mandiri ini merupakan merger dari PT Bank Bumi Daya (BDD), Bank Ekspor Impor Indonesia (EXIM), Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo), dan Bank Dagang Negara (BDN).

Bank Mandiri ini diresmikan pada tanggal 2 Oktober 1998 dan telah berjalan hingga saat ini. Perusahaan ini mengalami proses yang panjang untuk bertahan pada sektor perbankan ini. Ketika dilakukan merger, Bank Mandiri ini juga melakukan penyesuaian budaya dan teknologi sehingga dapat menghasilkan konsolidasi baru dari adanya perbankan ini.

Ketika dilakukan merger dengan keempat perusahaan ini, Bank Mandiri secara otomatis tergabung dalam BUMN (Badan Usaha Milik Negara). Hal ini karena empat bank yang di merger merupakan empat bank milik negara. Oleh karena itu secara otomatis Bank Mandiri ini secara otomatis menjadi BUMN.

Keuntungan dari adanya Bank Mandiri dalam kehidupan masyarakat ini adalah mempermudah program Pemerintah dengan berbagai program yang ditawarkan oleh Bank Mandiri. Hal ini semakin mudah karena empat bank gabungan yang di merger tersebut telah memiliki berbagai cabang yang tersebar di seluruh Indonesia.

  1. Bank Permata Tbk, PT

Bank Permata Tbk, PT terdiri dari 5 bank yang di merger. 5 bank tersebut terdiri dari Bank Bali, Bank Universal, Bank Prima Express, Bank Artha Media, dan Bank Patriot. Bank yang dimerger ini diresmikan pada tanggal 30 September 2002. Meski terbilang baru, Bank Permata memberikan kontribusi yang besar terhadap Indonesia.

Penggabungan 5 bank ini dilakukan oleh Pemerintah karena pada saat krisis moneter 1998, permodalan 5 bank yang telah disebutkan di atas terbilang lemah. Hal ini merupakan salah satu contoh perusahaan merger yang dibentuk berdasarkan kebijakan ekonomi.

Pada dasarnya 5 bank ini bukanlah bank besar, namun 5 bank yang telah disebutkan di atas merupakan bank yang berada di posisi tengah. Bank tersebut dilakukan merger karena berada di tengah dan layak untuk diselamatkan pada saat itu.

Perusahaan ini kini dipimpin oleh pemegang saham yang memiliki rekam jejak yang bagus dalam dunia permodalan. Dimana pemegang saham ini memiliki kemampuan dan pengalaman di bidang permodalan yang sangat kuat. Dalam hal ini, posisi Bank Permata sangat kuat dan tentunya unik.

Bank Permata ini termasuk bank swasta yang menawarkan berbagai produk dan jasa yang tentunya inovatif untuk melayani nasabah dan berbagai akses menuju pengelolaan keuangan yang baik untuk masyarakat.

  1. Lippo Karawaci Tbk (LPKR), PT

Lippo Karawaci ini merupakan contoh perusahaan merger yang terdiri dari 8 perusahaan. Diantaranya yaitu Siloam Health Care, Aryaduta Hotel. Lippo Land Development, Lippo Karawaci, Kartika Abadi Sejahtera, Sumber Waluyo, Ananggadipa Berkat Mulia, dan Metropolitan Tata Nugraha.

Delapan perusahaan tersebut digabungkan dalam satu perusahaan yang ditetapkan sebagai perusahaan induk, yaitu Lippo Karawaci. Dimana perusahaan ini akan bergerak di bidang jasa perhotelan dan rumah sakit. Hal ini telah dipublikasikan pada tanggal 14 Mei 2004.

Perusahaan ini tersebar di seluruh Indonesia dan menjadi salah satu perusahaan yang juga memiliki bisnis ritel. Dalam hal ini, Lippo Karawaci juga termasuk salah satu perusahaan yang bergerak di bidang perbelanjaan. Sebagian besar masyarakat juga mengetahui Lippo sebagai salah satu perusahaan ritel yang telah terkenal di beberapa wilayah di Indonesia.

  1. Bank CIMB Niaga

Bank CIMB Niaga merupakan contoh perusahaan merger yang terdiri dari 2 bank, yaitu Bank Lippo dan Bank Niaga. Keduanya dibentuk berdasarkan kebijakan dari Bank Indonesia yang mengatakan bahwa bank harus memiliki kepemilikan tunggal. Salah satu upaya untuk mewujudkannya adalah dengan melakukan merger.

Merger ini dilakukan pada tanggal 3 Juni 2008 dengan nama PT CIMB Niaga, Tbk yang menggabungkan antara Bank Lippo dan Bank Niaga. Dimana keduanya memiliki kekayaan dan aset yang tentunya sangat besar. Dengan adanya kepemilikan tunggal ini, diperlukan adanya penjualan saham di antara kedua bank besar tersebut.

Namun, dengan adanya Bank CIMB Niaga ini, penggabungan antara kedua aset yang dimiliki oleh perusahaan yang merger tersebut memiliki potensi yang lebih besar. Dengan masing-masing penguasaan saham, kini CIMB Niaga mulai menjalankan kewajiban sebagai bank.

  1. PT Toyota Astra Motor

PT Toyota Astra motor ini merupakan salah satu contoh perusahaan merger yang diresmikan pada tanggal 12 April 1971. Dengan merger bersama tiga perusahaan yaitu PT Multi Astra, PT Toyota Mobilindo, dan PT Toyota Engine Indonesia, PT Toyota Astra Motor ini lahir menjadi sebuah perusahaan importir kendaraan Toyota.

Seperti yang mungkin Anda ketahui, perusahaan ini terdiri dari perusahaan otomotif yang dapat membantu perekonomian Indonesia lebih maju. Dengan adanya perusahaan otomotif ini, lapangan kerja terbuka luas dan masyarakat dapat bekerja dalam perusahaan Toyota Astra Motor ini.

Ketika masyarakat dapat memanfaatkan perusahaan sebagai penghasil produksi kendaraan beserta penyedia tenaga kerja, maka kehadirannya akan sangat bermanfaat, bukan? Prestasi di bidang kendaraan juga akan meningkatkan kapasitas dari ini juga merupakan salah satu keberhasilan.

  1. Daw Chemical dan DuPont

Perusahaan ini merupakan contoh yang telah sukses di bidang sains dan pertanian. Setelah dilakukan merger, perysahaan ini memiliki tiga fokus yang menjadi landasan berjalannya perusahaan, yaitu teknologi, pertanian, dan ilmu material. Ketiga fokus ini yang akan dijalankan sebagai salah satu perusahaan gabungan.

Daw Chemical dan Dupont ini merupakan perusahaan raksaksa yang telah berkembang meskipun diresmikan pada bulan Desember tahun 2015. Dengan adanya merger ini perusahaan dapat melakukan kegiatan yang dapat membantu dunia dalam melakukan penghematan energi. Perusahaan ini merupakan salah satu solusi dari permasalahan lingkungan yang dirasakan di seluruh dunia.

Sumber : www.enjiner.com 

One Response

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *